Apr 26, 2011

Lemari Pengobat Lara..

Ya ya, memang judulnya menjijikkan. Haha.

Jadi tadi, di tengah perawatan saya di salon (kekeke), tb2 saya dapat BBM dr teman saya. Isinya undangan datang ke fashion show tunggalnya. Saya terhenyak. Tiba2 kayak sediiiih banget. Teman saya sudah punya fashion show tunggal dan saya masih tertahan begini-begini aja. Belum berkembang jadi seseorang yang lebih sukses. Huhuhu. Sedih banget. Sempat terdiam beberapa saat untuk menenangkan diri saya.

Selesai dari salon, saya yang sebelumnya sudah merencanakan akan ke workshop jadi urung. Jadi males ngapa2in. Ingin pulang saja. Huhuhu. Gembel banget deh perasaan itu. :'( Menelpon pak tukang mengabarkan saya tdk jd dtg dan langsung ke arah pulang. Di tengah jalan tb2 saya kepikir mau ke Carrefour. Mengecek harga rak. Sudah bbrp bulan ini saya gerah sama ruang kerja yang penuh dengan brg2. Jd ga bs kerja. Ingin sekali beli rak. Tapi Aldi melarang. Katanya mahal, sayang uangnya. Tapi kan saya alhamdulillah baru dapet rejeki dr proyek kmrn, boleh donk saya beli. Boleh donk donk donk donk..

Maka meluncurlah saya ke Carrefour. Berjalan lihat2 rak, membandingkannya dengan bbrp rak lain, dan memutuskan untuk membeli satu rak. Sebenarnya saya inginnya rak kayu, bukan partikel, tapi rupanya mahal rak kayu itu. Hahaha. Jadi beli yang partikel serbuk aja deh. Hehehe.

Sampai di rumah, angkat2 paketnya berdua sama mbak. Ganti baju, lalu langsung bersiap merakit. Di tengah perakitan, Uta bangun dan akhirnya ikut merakit. Aha. Ini kali pertamanya bermain dengan obeng, mur, dan palu. Untuk palu, saya belum ijinin sih. Tapi untuk obeng dan mur, saya sudah ijinkan ia ikut membantu. Tercatat sembilan dari dua belas mur yang harus dipasang, dipasang sama Uta. Saya dan mamanya hanya mengawasi. Mamanya sambil lihat pekerjaan Uta, saya sambil Fesbukkan. Hihihi.



Setelah jadi dan diberdirikan. Errr, kayaknya ada yang salah. Hmmm..Apa ya? Hmmm..

YA AMPUUUUN!!! 

Dan tawa itu pun menggelegar. Tapi sudah tdk bisa dibetulkan, jadi yasudah. tetap seperti itu saja. Ada yang bisa lihat salahnya dmn?




Ok, salahnya adalah, saya, Uta, dan mamanya salah memasang panel belakangnya. Harusnya bagian yang berwarna hitam itu menghadap ke dalam. Dan yang coklat menghadap ke luar. Tapi karena sudah dipaku juga (32 paku boooo..) dan saya cek bagian dalamnya jg cukup halus jd tdk berpotensi merusak apa2 yang ditaruh. Jadi yaudalahyaaa. Hahaha.

Plus, selesai menaruh rak di tempatnya. Kami bengong. Lho kok ada empat panel kecil2 panjang ini ya? Mengecek petunjuk manualnya dan tidak ada keterangan apa2. Hahaha. Yaudah deh, bs berdiri kok raknya tanpa empat panel itu terpasang. Jadi tak apa laaah. Hehehe.


Puas sekali. Jadi lebih rapi menaruh segala sesuatunya. :) Jadi ada space untuk kerja lagi. Hurray!! Dan pengetokan palu berkali-kali mampu mengeluarkan sedikit kestressan saya. Dan melihat hasil jadi raknya yang berdiri tegak mampu membuat saya bahagia. Luar biasa. Perasaan galau bisa hilang. Uta bisa belajar merakit barang. Saya bisa kerja dengan ruang lapang lagi. Membahagiakan. :) Kebahagiaan seharga seratus tujuh puluh empat ribu rupiah. :) Saya mau ah beli kebahagiaan itu lagi. :p

Senyum dulu ah.. :)

PS: Mamah saya mengirim foto ini via bbm kemarin malam dan saya langsung tertawa ngakak. Ini foto ketika kami di Madinah. Pulang ibadah, membuka hijab dan JRENG!!! Rambut saya naik semua. Pengaruh magnet atau gmn ya penjelasannya saya jg ngga ngerti. Intinya si sama dengan kalau kita menggosok2 penggaris ke meja lalu mendekatkan ke rambut, rambutnya jg akan naik. Hehehe. Wacko hair. Dan saya ingat betapa tertawa2nya saya dan mamah saat itu. Hihihi.

Apr 25, 2011

Berkat Tuhan Minggu Lalu..

Saya selalu bilang sama teman2, Tuhan itu baik sama Bulan.
Setiap apa yang saya inginkan, most of them, tercapai. Alhamdulillah.
Setiap apa yang saya minta, most of them, langsung terpenuhi. Alhamdulillah.
Dan Tuhan selalu memberikan kerikil kecil dalam kehidupan saya, supaya saya bisa terus dekat denganNya.
Bisa terus berada dalam pelukanNya, rengkuhanNya.

Beberapa waktu lalu ketika saya mulai merasa ragu untuk meninggalkan pekerjaan yang sangat saya sukai, sebagai guru, Tuhan kembali datang memenuhi doa saya. Saya minta diyakinkan apakah ini yang terbaik bagi saya dan apakah saya bisa hidup (maksud saya mendapat rejeki, jujur saja) tanpa menjadi guru, dan Tuhan mengiyakan. Ya, saya bisa hidup, insyaallah, dengan berpegang pada usaha saya. Insyaallah, saya bisa. :)

Just by the time, saya ulang, just by the time, saya bercengkrama dengan Tuhan, mengatakan kegalauan saya, saya mendapat berkat Tuhan. Saya dipekerjakan sebagai Fashion Consultant slash Fashion Stylist untuk seorang desainer India yang akan membuka butik di Jakarta. Alhamdulillah. Kurang apa ya Tuhan itu. :) Walaupun banyak kerikil kecil along the way, saya masih diberkati kehadiran Silka dan Mas Lele. Silka is no doubt a mood booster, dan Mas Lele, dengan pemikirannya yang kadang out-of-the-box selalu memberi saya pandangan akan setiap kejadian dari sisi yang berbeda. Jadi banyak belajar. Jadi banyak bersyukur. :) Alhamdulillah dengan selesainya pemotretan hari Jumat kemarin, berarti selesai juga masa tugas saya. Grand opening butik ini akan dilaksanakan insyaallah di bulan Mei. Entah apa saya akan dipekerjakan lagi atau tidak. Belum ada kepastian akan itu. Hehehe. :)

Pemotretan menjadi hal yang melelahkan namun paling menyenangkan. Ketemu banyak teman baru. Bekerjasama dengan empat model, tertawa-tawa, menggoda. Satu fotografer, berbagi konsep dan pandangan dan tawa. Dua MUA. Tidak terlalu banyak mengobrol dan berbicara, but we surely had an okay communication thruout the photoshoot. :) Thanks Mas Madia (the photographer), Icha Yessi Jameela and Riska (the models) , and  Mbak Vivi n Mas Ilo (the MUAs). Also Lubna (the designer), Mas Teguh n Mas Bobby (the EO), Mbak Sumi Mbak Korina and Mbak Alma (the helpers) and whoever came to the set. Thanks for the laughters. :) Had a great time. :)



Dan hari Minggu kemarin, kembali saya diberkati Tuhan. Bisa bertemu dengan Arie dan Ica. Dua teman saya yang pasti membawa tawa. Ica sms saya sore itu, menanyakan apa saya bisa datang karena Arie sedang di Jakarta. Saya pun datang, dengan kaos dan celana pendek saya. Ya kan mau maiiiiiin. Ga salah donk. Tapi rupanya ketika saya turun dari mobil, Arie udah melonjak dengan ungkapan "Buset clana loe pendek amaaaattt!!! Pasar woy pasaaarrr!!!" Saya masih tdk mengerti. Ini kali pertama saya main ke rumah Ica. Saya jalan sama Arie. Ica masih ada urusan di rumah tapi akhirnya kami bertemu di tengah jalan. Dari jauh Ica uda senyam senyum cengengesan, saat dekat, ungkapan "Anak gila..Loe ga salah pake celana sependek itu? Bening amaaatt!!" menyapa saya. Saya masih bingung. Saya tanya emang tdk ada tetangganya Ica yang sering pake celana sependek yang saya pakai? Ica bilang ada, tapi ga sebening saya. Saya sih ketawa aja. Saya diliatin orang ketika jalan itu sudah biasa, selama orang2 itu tidak menyentuh badan saya, saya akan diam dan cuek. Alhamdulillah sampai skrg tdk ada orang asing yang berani menyentuh badan saya. Moga2 jangan sampai ada. Hehehe.

Alasan Arie dan Ica berkata demikian rupanya karena untuk mencapai rumah Ica, kami harus melewati pasar. Pasar as in pasar tradisional. Hehe. Emang sih pada ngeliatin. Tapi mereka tahu saya cuek dan gada niatan untuk menggoda atau apa, jadi ya ngga ada yang ganggu kami. Lagipula, preman pasarnya kan kami pegang (baca: Ica). Hahaha. Setelah ngobrol bbrp saat, akhirnya kami keluar untuk beli banana split. Saya sedang ingin sekali es krim dengan pisang di kedua sisinya itu. Meluncur lah kami ke Pizza Hut Matraman. Ngakak-ngakak dan cerita ini itu sepanjang jalan maupun saat di Pizza Hut. Berbagi salad, banana split, dan caliza. Hmm. Nyam!! What a great way to end the hectic week. :) Terimakasih Tuhan. :)



Jadi, bener kan, Tuhan itu sayang sama Bulan. Tinggal sekarang si Bulan harus belajar untuk terus bisa bersyukur untuk berkat Tuhan. :) Alhamdulillah. :)

Oh, and as always, late greeting. Hahaha. Selamat Paskah, teman. Seperti yang dikicaukan di Twitter, Paskah itu saat yang sesungguhnya lebih perlu untuk dirayakan (dan direnungi) dibanding Natal namun karena komersialisme dan media, yang terjadi justru sebaliknya. Hehehe. Anyhoooo, Selamat Paskaaaah. Tuhan berkati. :)

Senyum dulu ah.. :)

Bogor Full Team!!!

Seperti yang dijanjikan sebelumnya. Ini dia anggota team Bogor yang lengkap. Oh well, ga lengkap si, karena di dua foto hanya kami berlima. Foto ketiga baru lengkap, kami berenam. :) Gonna miss'em for sure.. Ihiks.. *guling2 di tanah*



Ki-Ka: Dea, ME, Cici (atas), Popo (bawah), Mamah Merry, Indah


Tapi masih bs berhubungan dengan mudahnya. 
Thanks to Facebook Twitter YahooMessenger and simply Text Messaging. :)
Senyum dulu ah..

Apr 23, 2011

Diterima..Ditolak..

Iya iya ganti header.
Iya iya foto headernya mengundang komen.
Iya iya saya lagi iseng.
Lg ga enak badan, ga bs tdr, gada kerjaan (tumbeeennn). 

Komen seperti "Bulan, cieee..headernya bagus lhoooo.." sangat diterima. 
Komen seperti "Woy, header apaan tu. Gaya loe selangit!!" sangat ditolak.

Demikianlah.

Kesempurnaan hanya milik Tuhan dan ketidaksempurnaan adalah milik manusia. 
Sampai jumpa lagi di Dorce Show show show show..

Lalalalala.

Senyum dulu ah..

Apr 19, 2011

Apaaaa??? Lantas bagaimana??

Ketika sore ini saya terhanyut dalam buaian pijatan di Peter Cung (kalian semua harus coba btw!! HARUS COBA!!), perhatian saya teralih ke tweet salah satu teman saya. Sepertinya saya tahu tweet itu tentang apa, tapi saya belum dapat gambaran jelas. Maka dari dua bar batere BB yang tersisa, saya langsung bergerilya mencari tweet awalnya. Emotweet. Bukan tweet yang penuh emosi krn marah2. Tapi tweet yang penuh perasaan.

Jadi ini tentang pernyataan (atau pertanyaan retorik) seseorang yang didengar tmn saya tadi. Bunyi pertanyaannya lebih kurang, "Itu kok bisa ya org2 yg hamil di luar nikah itu hidup tenang dan santai dan keluarganya malah mendukung dia?"

Hmmm....

Ini juga pernah ditanyakan beberapa kali ke saya, ketika bbrp teman saya mengetahui bahwa teman saya (yang lain) adalah seseorang yang belum menikah dan sudah memiliki anak. Pertanyaan paling lazim adalah, "Loe gapapa Lan punya tmn kayak gt?" dan pertanyaan paling tidak lazim adalah, "Jadi mereka ngelakuinnya dmana ya?". Hahaha. Saya selalu santai menghadapinya. Mungkin karena saya dari awal memang tdk pernah ambil pusing utk urusan seperti ini.

Bagi saya, melakukan hubungan intim di luar nikah memang bukan hal yang baik dan benar. Tetapi lalu bagaimana jika hubungan itu sudah terjadi dan sekarang sang perempuan hamil. Apakah orang yang hamil di luar nikah itu harus hidup tdk tenang, tdk santai dan tdk memiliki keluarga yang mendukung dia? Apa itu berarti orang yang hamil di luar nikah itu harus terus hidup dalam penyesalan karena tdk mampu menjaga nama baik dirinya dan keluarganya sepanjang hidupnya? Kalau memang begitu, bukankah lebih baik mereka mati saja ya? Tapi nanti kalau mereka mati, semua org akan menangisi dan menceritakan betapa dia tdk perlu melakukan itu karena semua org akan mendukungnya. Begitu kan biasanya.

Yang perlu saya jelaskan di sini, ada banyak alasan mengapa seseorang memiliki anak tanpa memiliki pernikahan. Alasan pertama yang menjadi kelaziman generalisasi dalam masyarakat Indonesia adalah karena ia berhubungan badan di luar nikah. Tapi apa semua seperti itu? TIDAK.

Alasan kedua adalah karena ia diperkosa. Bayangkan betapa sakitnya perempuan itu ya, sudah lah ia hamil tanpa suami yang mendampingi, dikecam lingkungan, mempunyai tekanan batin bahwa ia mempermalukan keluarga, dan tetap dituduh berhubungan badan sebelum menikah pula.  Get into her shoes, darla. Would u be strong enough to stand with your head held high if you were in her position?

Alasan ketiga yang tidak lazim tetapi ada, adalah bahwa ia menjadi seseorang yang dititipkan anak tersebut. Mungkin orangtua kandung si anak ada masalah tertentu sehingga anaknya dititipkan ke perempuan ini. Kalau orang tahu cerita awalnya, semua pasti beranggapan perempuan ini adalah dewi penyelamat. Tetapi kalau tidak tahu, pasti semua menyangka perempuan ini hamil di luar nikah. Kasihan.

Alasan keempat yang paling tidak lazim tetapi sekali lagi ada adalah karena pilihan. Ada perempuan yang naluri keibuan dan kerinduannya akan anak kandung sudah membumbung tetapi kesiapan mentalnya menjadi seorang istri tidak ada, memilih untuk bersedia disetubuhi (hehehe) dan setelah itu ditinggalkan. Itu pilihan. Jangan terperangah dulu ya. Karena dulu, saya pernah berpikir seperti itu. Bahwa saya siap memiliki anak tapi belum siap memiliki suami. Apakah pemikiran itu salah? Oh diliat dr mana dulu. Orang sih bebas mempunyai pikiran apapun juga donk. Hehehe.

Back to "perempuan yang hamil di luar nikah" tadi, lalu bagaimana sih masyarakat meminta mereka bertindak tanduk? Harus terus hidup dalam penyesalan? Engga kan. Masyarakat Indonesia itu banyak yang sibuk berkutat di "Apa?" tanpa memikirkan "Lantas bagaimana?". Itu yang membuat kita tidak maju. Kalau bisa memutar waktu, para perempuan yang hamil di luar nikah itu pasti juga akan memutarnya sehingga hal ini tdk perlu terjadi. Tapi jika sudah terjadi, lantas bagaimana? Haruskah kita sisihkan mereka?

Kalau dulu ada iklan layanan masyarakat bahwa orang yang hidup dengan Aids itu tdk boleh ditinggalkan, begitu juga perempuan yang hamil di luar nikah, menurut saya. Jangan ditinggalkan. Jangan dipandang sebelah mata. Mereka hamil saja sudah harus melewati fase naik turun emosi. Belum lagi kandungan yang terus membesar. Belum lagi kelelahan harus menjelaskan kepada semua orang yang sudah mencap mereka salah dan tdk mau tahu apa dan bagaimana2nya. (Kalau ketemu yang seperti ini, mending ngga usah dijelaskan ngga sih? Dijelaskan juga ga guna, mereka uda pandang sinis duluan).

Pilihan ketika mereka mengandung adalah dua. Mempertahankan atau menghilangkan. Dua2nya buah simalakama. Mempertahankan juga sang perempuan terus dikecam, belum lagi jika kecaman itu juga menimpa anaknya. Menghilangkan juga sama aja. Malah lebih dikecam lagi. Jadi tidak ada pilihan dalam hal ini. Perempuan yang memilih mempertahankan dan memperjuangkan hidupnya dan hidup sang janin itu menurut saya luar biasa. Betapa mereka harus menahan tangis melihat dan mendengar pandangan dan gunjingan org terhadapnya. Betapa mereka harus menahan sakit hati ketika dipersalahkan lagi dan lagi. Betapa di saat yang sama, mereka harus menjadi kuat dan tegar untuk janin yang dikandungnya. Dan keadaan seperti ini, more likely, akan terus ada bersama mereka sampai sepanjang hidupnya. Itu berat lho. Berat sekali.

Lalu bagaimana dengan perempuan yang memilih untuk menghilangkannya? Oh, bisa kasitau orang tua bisa engga. Bisa minta dikuret atau minum pil aja terus2an. Bisa aborsi, hilang, lalu hidup tanpa orang tahu apa yang sudah terjadi. Nah kalau begitu, apa opsi 'menghilangkan' ini yang terbaik? Saya sih ngga pernah berani ya mengacu seseorang ke opsi ini. Secara duniawi memang lebih mudah, tetapi secara akhirat lebih berat. Hehehe. Intinya, dua pilihan ini berat bagi perempuan yang hamil di luar nikah. Lalu haruskan kita menambah beban hidup mereka dengan memandang sebelah mata dan menjauhi? Saya pribadi beranggapan, tidak. Ini sudah terjadi. Apa yang perlu dipikirkan sekarang bukan "Apa?" tetapi "Lantas bagaimana?".

Tetap berteman, tetap mendukung mereka utk terus hidup bagi dirinya dan bagi anaknya. Menjadi satu sistem pendukung yang baik lah bagi hidupnya. Tidak perlu berlebihan. Semua bisa berjalan seperti biasa. Urusan hubungan intim yang mereka lakukan di luar nikah, biar mereka yang mempertanggungjawabkannya nanti sendiri2. Tapi kita, sebagai teman, sebagai bagian dari masyarakat, dapat membuat hidupnya jauh lebih mudah bahkan hanya dengan tidak memandang rendah mereka. Itu saja. Sederhana.

Jadi kembali ke pertanyaan "Itu kok bisa ya org2 yg hamil di luar nikah itu hidup tenang dan santai dan keluarganya malah mendukung dia?", saya akan menunduk, tersenyum, dan berkata "Bisa donk mbak, karena mereka harus tenang untuk terus hidup dan menghidupi. Mbaknya ndak pernah melakukan kesalahan tha dalam hidupnya? Lha mbak bertanya seperti itu saja menurut saya sudah salah lhooo.. :)"


Senyum dulu ah.. :)

Random..ness..

Hanya beberapa foto dan cerita yang ingin dipamerkan. Karena saya kan suka pamer. *kibasrambut

Oh btw, lucu deh. Jadi yaaaaa, ada seorang teman. Yang ketika saya membuat tas batik, ia bertanya ini itu dan tb2 dia membuat tas batik jg. Dan menjualnya lebih dulu daripada saya setelah sebelumnya dia menanyakan kapan saya akan launching. Saya si gapapa wong model jg beda, cuma jujur, sempat JLEB dalem banget. Dan sempat down. Dan sempat kesel setengah idup. Hehehe. Tapi karena sepatu saya juga banyak dibajak fotonya (fotonya lhooo, bukan hanya sepatunya, bahkan fotonyaaaa..) jadi ya saya diam saja. Insyaallah rejeki ga kemana. Amin amin. Lagipula, secara penggunaan materi dan desain berbeda, jadi yasuda, monggo saja. Launching duluan woro2 disana sini, monggo saja. Ngetag org sesuka hati tanpa permisi, monggo saja. Bilang bahwa pilihan saya menggunakan batik tulis instead of batik cap atau printing adalah salah krn batik cap dan printing itu jg bakal laku dan itu murah ya monggo saja. Saya akan tetap tersenyum saja.

Nah lalu, tadi saya ketawa ngakak. Karena sekitar lima menit setelah saya upload foto2 tas saya, tb2 status FB teman saya ini berubah menjadi "Aaargh..sok baik banget si loe. Mau ngetag aja minta ijin segala. Cari muka!!" Oh well oh well. Sejujurnya, bagi saya, tagging di FB itu hrs minta ijin. Saya terganggu kalau ada tmn yg tag jualannya tanpa minta ijin saya dulu. Pertama, itu ganggu banget di BB. Notifnya masuk terus. Saya tipe yg stres liat lampu BB kedap kedip. Suara sudah saya mute (silent total tanpa getar) cuma kan lampu masih kedip2 kl ada notif, jd ya ganggu aja bagi saya. Dan, etika berjualan, bagi saya, kalau mau jualan ya jangan tagging ke FB tmn yg juga jualan. Itu kayak nelikung aja gt, numpang jualan di lapak orang. Hehehe. So I avoid that. Saya pernah tag ke teman saya Sew Stories krn dia memang book satu buah tas, tapi lalu saya menyadari kalau FBnya itu utk jualan, jadi saya untag sendiri. Ga enak aja rasanya. Berbekal itu, saya sll minta ijin kalau mau tagging. Ijin itu gampang kok. Tinggal bilang dengan sopan tanpa memaksa. Simple. Tapi insyaallah berkah. Hehehe.

Back to teman saya itu, akhirnya ada yg jwb di komennya "Woy, kl asal tag jg ganggu kaleeee..bagus lah dia minta ijin dulu." dan saya ngakak. Hihihi. I don't have to explain anything right in front of her face kaaaan. Hahaha. Oh dan satu lagi, maaf ya teman, unlike u, saya ga pernah post jualan saya di grup bbm. Itu jg menurut saya mengganggu lhoooo. Teman saya yg lain sampe dengan niatnya keluar dari salah satu grup bbm gara2 ada yg post jualan dsitu. Clearly, itu mengganggu. :) So yeah, berjualan lah dengan fair. Saat anda menjual produk yang memang berkualitas, tdk perlu woro2 sana sini dan telikung sana sini, org jg akan cr produk anda. Ini saya ngomong gini bukan berarti produk saya uda paling bener ya. But at least saya ga pake cara2 di luar etika berjualan kayak yang kamyuuuu lakukan. Jadi skrg saya menikmati kebakaran jenggotnya kamu aja. Kalau km jelek2in pilihan saya, dan merasa jualan km uda ok, ga usa ribet donk ah. Hehehe. Jangan nyubit kalau ga mau dicubit atau tercubit ya. ;)

This is my line up babies td sore, hip hip hura banget deh liatnya. Seperti ingin tidur ditengah2 mereka. Hehehe.. Kalau mau liat koleksi lengkapnya bisa lihat di FB saya atau di webstore saya ya.


Dan ini mamanya Uta yang lagi beres2. Karena saya minta ia cuci tangan setiap kali habis memasukkan sumpel koran ke dalam satu tas dan akan memasukkan ke tas lainnya (karena kalau engga, karbon korannya bs nempel di batik, jd hrs di dry clean nanti tasnya..hehehe), ia bilang "Kalau gitu pake sarung tangan karet aja ya bu besok2.." Hihihi..


Dan ini Uta yang td ikutan saat saya sedang memotret tas2 itu. Saya lagi atur2, dia ribuuuut aja. Dari yang "..rambut uta uda kepanjangan ya ibu, nanti ibu potongin ya.." trus "uta ikut lomba warnain di sekolah, ibu. Ibu ajarin ya." lalu "Uta uda bisa baca donk ibu, kapan ke Ramedia?" dan "ini batik madura kemarin ya ibu. bagus." RANDOM banget kan tu anak. Sementara saya bilang "Bisa tunggu sebentar, nak, ibu biar foto dl, nanti ibu urus adek ya." Dan dia diam selama lima detikkan, lalu memulai lagi semua omongan2nya itu.  Hayah.*lapkeringet* Hehehe.


Dan ini tas pribadi saya. Tas ini tidak masuk ke koleksi yang saya perjualbelikan. Hanya ada dua model ini. Satu punya saya, satu lagi punya Tata. Tata melihat tas ini di blog ini bbrp waktu lalu. Saya sudah bilang tdk dijual krn memang ini hanya sample (bahkan punya saya dan Tata pun beda hasil jadi, namanya jg sample..hehehe) dan ternyata biaya produksinya besar sekali sehingga saya tdk bisa menjualnya dengan percaya diri. Hehehe. Jadi ya begitulah. Tapi lucunya, malah banyak yg nanyain. Lubna - desainer India - yang sedang bekerjasama dengan saya sampe bilang "Oh I really want it. Can u please make one for me again, please please please." dan saat saya bercerita teman saya ada yg suka juga sama tas ini, Lubna langsung nambahin "Oh, your friend cannot have it. Say it to her. Cus if there is another one, it's for me." Hahahaha. Saya si cengengesan aja. Wong batik Papuanya uda abis jg. Mesti pesen. Jauh. Dan ongkos kirim mahal. Hahaha.


Dan terakhir. Ini saya. Dengan poni yang uda kepanjangan sampai nyocok mata, harus di roll sbntr kl mau pergi biar agak mlungker. Kata Uta, dia mau potongin poni saya karena saya kan yang motongin poni dia kalau sudah kena mata. Saya agak ga percaya ya sama dia utk urusan potong memotong poni. Jadi saya sering alesan aja kalau dia uda singgung2 soal poni saya. Better hurry to the salon deh. Hehehe.


Oh well, that's all "pameran" saya. Tunggu pameran2 selanjutnya. Hihihi.

Senyum dulu ah.. :)

Apr 18, 2011

Rock'em!!!

Who said tutu and docmart can't be together???


Senyum dulu ah.. :)

Apr 16, 2011

Serak Mendayu..


Senyum dulu ah.. :)

Hai kamu..

Hai kamu.. Apa kabar?

Makasih ya kemarin2 kamu mau menghabiskan waktu sama ak. Senangnya. Ak tau kita jarang bisa bersama, tapi ketika kita bersama, ak merasa bahagia. Bolehkan skrg ak jujur untuk perasaanku sama kamu?

Kamu ituuuuuu, lucu. Kamu bisa bikin ak ketawa, bisa bikin ak gemes, bisa bikin ak ngerasa (makin) kece *ehem*, dan bisa membuat segalanya mudah bagiku. Kamu itu luar biasa. Kamu mengajariku banyak hal. Kamu siap sedia membuatku senyum saat ak sedih dan membuatku tersadar ketika ak merasa ak sudah begitu luar biasanya. Kamu mengingatkan ak untuk tetap menapak di bumi, karena kamu memiliki banyak teman yang lebih daripada ak. Membuatku sadar ak harus terus belajar. Belajar bersamamu. :)

Di awal dulu, ak tau ak bisa memilikimu dan terlihat keren ketika bersamamu. Hanya itu alasannya. Alasan yang sesungguhnya tidak perlu dan itulah kenapa, pada akhirnya, ak memutuskan untuk meninggalkan kamu. Maaf ya.

Sekarang, ak tau ak makin cinta sama kamu. Tapi rupanya kadar cinta itu tidak bisa membuatku memperjuangkanmu dengan segenap hatiku. Ak masih memiliki dia, yang lain, yang ak sadari lebih penting bagiku. Maaf ya. Meskipun sampai sekarang ak masih memujamu sebagai sang pemberi senyum dan tawa, tetapi ak harus mengesampingkan itu semua karena dia, yang lain, masih sanggup memberiku senyum dan tawa yang sama. Maaf ya.

Ak tau ini akan berat. Berat bagimu dan berat bagiku. Tetapi seseorang harus menentukan prioritas dalam hidupnya kan. Dan prioritasku sekarang adalah bersamanya, bukan bersamamu. Sekali lagi, maaf ya.

Ak tau kita akan bersama suatu saat nanti. Berbagi dan belajar. Kamu dan ak. Sampai saat itu tiba, ak akan terus menikmati waktu kebersamaan kita yang hanya sedikit ini. Membuatnya berkualitas. Memelajarimu. Supaya lebih kenal kamu. :)

Kita akan bersama suatu saat nanti. Insyaallah, pasti. :)


Senyum dulu ah..

PS: Ak melihatmu dalam rengkuhan perempuan lain kemarin. Ak sempatkan mengambil fotonya. Dia terlihat bahagia. Ya pasti lah ya. Ak sempat berbicara dengannya. Ia mencatat apa yang ak minta. Dengan kamu dalam rengkuhannya. Namanya Tutie. Ak akan ingat itu selamanya. Awas ya kamuuuu..

Apr 15, 2011

Intip intip..

Bbrp waktu lalu saya ikutan sesi pemotretan untuk buku Mbak Amy (Miss Jinjing) yang akan datang. Buku tentang sepatu. Shoe Princess apa ya kalau ngga salah judulnya..Lupa..Ehehe.. *wink

Apakah fotonya akan hitam putih? Oh tentu tidaaaak. Cuma saja saya lagi seneng menghitamputihkan beberapa foto saya jadi yaudalahyaaaa terima aja. Hihi.

Dan daripada nanti banyak yang bertanya-tanya, jadi saya langsung jabarkan saja ya.
- Baju dan belt, Tre Tradition, dipinjamkan krn mungkin mbak Xania (head designernya) kasian melihat saya yang bingung mau pake baju apa. Hahaha.
- Jeans, Poshboy delapan puluh ribu. Harganya penting dikemukakan karena ini jeans kesayangan yang mana menurut saya, good deal banget. Hahaha.
- Kalung, WW U Community, special made by Bang Wira (yup, THAT Bang Wira that I've been telling u is the owner of WW U Community.. :)) for ME only. :)
- Jam, Patek Philippe, jangan tanya bagaimana anak sekecil saya bisa pakai Patek Philippe, oh well, alhamdulillah, it's a luck!! :)
- Cincin, Talbia House Jogja, fave ring of all time, dipakai setiap hari, setiap hari makin dicintai. :)
- Sepatu --------- BOOOOO, perlu ya ditanya??? Hihihi. *kibasrambut

Special thanks to Mas David Lele, the photographer.. Eeeeh, ciamik deh ak ga kliatan gendooottt.. Hihihi.. Makasi ya Mas Lele.. *lemparkisbay

And of course Silka, you are one heck of a motivator!! Thanks for always believe in me when I myself don't. <-- Bahasa Inggris yang aneh. Bener ni, English saya makin ancur..Hihihi.



Senyum dulu ah..

Apr 11, 2011

Pensiun SUPER Dini..

Yap.. Benar kok membacanya. Saya akan pensiun super dini. Pensiun dari menjadi guru. Suatu profesi yang sangat saya banggakan saat orang bertanya saya bekerja sebagai apa. Suatu profesi yang sudah melekat di diri saya. Tapi ini sudah keputusan, keputusan ini sudah bulat. Sebulat mata saya. *krik krik krik*. Juli 2011 adalah bulan terakhir saya akan mengajar. Oh apa Juni? Saya juga belum pasti. Yang pasti, tahun ini tahun terakhir saya mengajar. :(

Berat ngga? BERAT!!
Senang ngga? NGGA TERLALU YAKIN!!
Siap ngga? ERRR...HARUS DIJAWAB YA?

Sejujurnya saya masih belum tahu bagaimana harus menyikapi ini. Tapi karena saya meyakininya, maka saya yakin semesta akan mendukung saya. Mestakung. Semesta mendukung. When u believe in something and want something badly, the universe will conspire to make it happen. Saya percaya itu. :) Sedikit banyak sudah mendapatkannya. :)

Banyak yang menanyakan alasan saya untuk pensiun dini. Bbrp saya pending untuk menjawabnya. Selain karena keypad BB rusak (huruf 'L'nya ngga bisa ya sodara2, jadi kalau kalian melihat tulisan "Ah giIa Ioe..serius dia kaIah di Iapangan?" maka gantilah huruf 'I' itu dengan 'L'..Tenang, lama2 terbiasa kok..hihi) jadi saya malas untuk mengetik panjang lebar, juga adalah karena ini alasan yang amat sangat emosional. Emosional bukan karena saya mengambil keputusan ini secara cepat tanpa berpikir dulu, tidak begitu, karena saya sudah memikirkannya matang2. Emosional lebih ke karena semakin hari, saya semakin sedih memikirkan saya tdk ketemu Dea (partner mengajar dan sahabat saya) lagi di pagi hari, bercerita panjang lebar tentang apapun juga. Sedih karena saya tdk ketemu cici (koordinator saya) dan popo dan mamah Merry yang sudah saya anggap keluarga sendiri. Kami baru menjadi satu team untuk dua tahun ini tetapi ikatan sudah sangat kuat. Semua bisa mengerti tanpa harus berbicara. Semua bisa tersenyum tanpa harus menghakimi atas apa2 yang dilakukan. Semua bisa tertawa untuk suatu hal yang sederhana. Semuanya indah.

Ah jadi sedih.. :'(

Tidak ada alasan yang terutama kenapa saya memutuskan untuk berhenti mengajar. Mungkin lebih ke perasaan jenuh. Ini sudah tahun keempat dan saya sudah mulai menemukan ritme. Saya tahu jika saya bersikap seperti ini, murid akan seperti ini. Dan jika saya bersikap seperti itu, murid akan bersikap seperti itu. Semuanya terbaca. Saya jd tdk menemukan tantangan yang besar lagi. Dan saya senang dengan anak berkebutuhan khusus, nah sudah dua tahun ini saya tdk mendapatkan murid dengan kebutuhan khusus. Jadi ya datar2 saja. Pinter pinter, kurang kurang. Datar.

Alasan selanjutnya adalah karena saya berpikir, sudah waktunya saya fokus di bisnis. Saya orang yang selalu mencoba profesional di segala hal yang saya lakukan. Maka ketika saya harus mengajar dan di saat yang sama saya harus memberi instruksi pola ke pak tukang, saya merasa saya jadi setengah2. And it's killing me. Waktu 24jam dalam sehari dan 7hari dalam seminggu terasa kurang. Dan kata mamah, kalau sampai seseorang merasa demikian, sesungguhnya ia sudah teramat lelah dengan aktivitasnya, dan itu menjadi tidak seimbang, bekerja jadi bukan beribadah melainkan mencari uang saja. Dan saya ngga mau seperti itu.

Saya mengajar karena saya suka mengajar. Jika kemudian saya mendapatkan rejeki dari situ, maka itu menjadi bonus. Kata papa, lakukan segala sesuatu dengan hati. Jika seseorang melakukan apa yang ia sukai, dengan hati, maka nanti rejeki mengikuti. Saya percaya itu. Karena faktanya, empat tahun saya bekerja sebagai guru, tidak pernah sekalipun Tuhan membiarkan saya kehabisan rejeki. Saya selalu diberi kecukupan. Karena saya melakukan pekerjaan saya dengan senang hati. :)

Alasan terakhir, sepertinya saya lelah. Bangun jam empat pagi, langsung mandi dan bersiap. Jam lima kurang sepuluh berangkat ke kantor di Meruya. Jam setengah enam berangkat dari Meruya menuju Bogor. Jam tujuh mengajar sampai setengah dua siang. Waktu istirahat hanya tiga puluh menit dan itu dibagi dalam dua sesi, jadi satu sesi hanya lima belas menit istirahat. Setengah dua siang pulang dan sampai Meruya lagi paling cepat jam setengah empat sore (sebelum proyek Traja yang di pinggir tol dalam kota itu beroperasi, bisa lah sampai Meruya jam tiga). Lalu pulang dan sampai rumah jam setengah lima. Terus begitu. Lama2 badan saya lelah juga. Dan sampai kantor, kalau mau ke workshop harus menempuh perjalanan bbrp jam lagi. Oh sungguh melelahkan. :( Ihiks.

Jadi ya begitulah, saya, pada akhirnya akan TIDAK menjadi guru lagi. Saya, pada akhirnya akan bingung menjawab apa ketika orang menanyakan apa pekerjaan saya. Saya, pada akhirnya, semoga, bisa tetap terus berkarya walaupun tidak di bidang pendidikan lagi.

Kesedihan yang teramat sangat, dan karena itu, terkadang saya tidak ingin membicarakannya. Maka saya post di sini saja. Jangan ada yang menanyakan lagi ya. Tolong saya dikuatkan saja, tidak usah ditanya macam2. :)

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Dan ketika saya dan Dea berjalan di lorong TK Regina Pacis Bogor Kamis kemarin, Dea berkata, "Gw sedih deh Bul, ga bisa bayangin gimana nantinya kalau gw jalan di sini, menuju kelas, mau ngajar, dan partner gw bukan elo..Gimana ya?" --> Sesungguhnya saya ingin menangis. Tapi saya tahan. Sampai kapan pun, momen itu akan selalu saya ingat. Sampai kapan pun. *jadi pengen nangis..ah udah ah udah!! Kuat kuat kuat!!!

Senyum dulu ah.. :)

PS: Foto yang satu team lengkap akan menyusul ya, flashdisk saya ketinggalan di dalam tempat pensil Adit, salah satu murid saya. Hehe. Meanwhile, saya dan Dea dulu ya.. :)


Apr 10, 2011

Happy Sunday!!!

Happy Sunday Y'all..



Belum mandi. Baru gosok gigi dan cuci muka. Tapi uda makan. Haha.

Senyum dulu ah.. :)

Apr 9, 2011

Harapan..

Gabungan lirik menggugah, penyanyi berwajah ganteng, paduan suara bersemangat, dan video klip ciamik..


SEDAP!!

*Produser VC-nya temen kampus saya btw.. He was bright back then and is even brighter now.. Well done Oksy Rahim.. :)

Di balik awan glap dan mendung kelabu
Ada terang dan harapan baru
Jangan menyerah sambung asamu
Kau tak sendirian ku bersamamu..


Tlah kudengar pedihnya ceritamu
Tlah kulihat beratnya deritamu
Ku disini slalu besertamu
Kumohon jangan padamkan pelitamu
Tak selamanya mendung itu kelabu
Suatu waktu pasti ia kan berlalu
Kau sahabat saudara saudariku
Sambut tanganku genggam jari-jariku
Hidup terkadang memang penuh masalah
Tapi tidak berarti kau menyerah kalah
Di balik setiap awan ada mentari
Tinggalkan sgala beban dan mulai menari


Yang sudah terjadi biarkanlah berlalu
Teguhkan hati dan ingatlah selalu
Saat kau terjatuh memang sungguh sakit
Tapi sekarang saatnya untuk bangkit


Saudaraku jangan engkau takut
Semua pasti berlalu dari hadapanmu
Mari kita buka lembaran yang baru
Melangkah maju dan terus maju


Saat kau lelah, ingin menyerah, NO NO NO NO NO NO NO NO NO NO!!
Saat putus asa, lemah tak berdaya, INGAT PENCIPTAMU..


Jangan menyerah..Ku bersamamu..
Jangan menyerah..
Jangan menyerah..Ku bersamamu
Jangan menyerah..

Enjoy the VC.. :) Iya, JFlow ganteng, saya tau.. Udah ganteng, pinter lagi, kalo punya tato dan tindikan, maha dahsyat seksinyaaah!! Hahaha..



Senyum dulu ah.. :)

What...? Random..

What will they be after this????




Mari memikirkannya nanti saja..Hihihi..

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

What are u going to do seeing this in the middle of the night when rushing to the toilet??




Pengen gampar ga siiii???? Uda kebelet, malem2, ngliat ginian.. Grrr!!

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

My lunch last Wednesday..



Dua kali makan sushi hr itu. Siang makan sama Bang Wira, malam makan sama Uta. Hehehe.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Classic cupcake with yellow buttercream and butterfly shaped fondant.. Bang Wira bought it for me..



Dihabisin sendirian lagi. Ga tau malu!! Hihihi.


Senyum dulu ah.. :)

Apr 6, 2011

You did very well, Bulan..

Itu yang Silka tuliskan di bbm setelah tadi saya selesai mengudara di Radio Bahana 101.8 FM. Dia tidak tahu betapa bahagianya saya saat dia bilang seperti itu.

Jadi tadi saya diundang ikut Mbak Amy di acara "Shopping with Miss Jinjing" (atau acara sejenis..lupa nama persisnya..hihihi). Saya diundang karena Mbak Amy adalah salah satu mentor saya dalam berbisnis. Beliau yang hip hip hura mendorong saya utk berkembang ini itu nina ninu. Jadi tadi saya siaran bersamanya dan satu penyiar lagi, Agnes namanya..Uhuy..

Saya selalu suka dunia radio, tapi tidak pernah berani untuk mencoba berbicara bla bla bla. Ini aja mau ke radio uda sibuk minta doa biar ngga kebanyakan cengengesan. Bapak saya bilang, saya memang harus ikut sekolah kepribadian karena kebanyakan cekikikan dan cengengesan. Jadi sebelum sempat ikut sekolah kepribadian, saya memang harus lebih menahan diri untuk tidak haha hihi buahahaha dulu. :) <-- ini saya uda mau nulis 'hehehe' ni, tapi ntar dbilang cengengesan lagi jd diganti senyum jumawa saja.. :)

Setelah banyak yang mendoakan, maka saya berangkat. Aduh gila macetnyaaaa jam pulang kantor ituuu. Saya berangkat jam 4 dari Sunter sampai di Petogogan jam 7 kurang dikit aja looooh. Grrr to the max deh. Mana mataharinya kata mbak Tari abis gajian jadi mencorong banget lagi. Matanya jd capek krn corongan sang matahari dan nyetirnya pelan2 krn silau jd pandangan mata kehalang. Ihiks. Saya salut lah sama yang kerja kantoran dan setiap hari pulang pada jam kantor. Hebaaaaat. Saya ga sanggup kayaknya begitu. Nangis. Tua di jalan. Hiks.

Nah karena saya harus print voucher dulu, jadi saya ke Subur dulu. Ngeprint sambil melihat karyawan lalaki (tingkat atas kayaknya karena kantornya di dalam, bukan yang langsung menangani customer) Subur berkemeja hitam, berjeans biru bladus, dengan tas selempang Louis Vuitton, masuk ke dalam ruangannya. Ia bertato sodara2. Oh so sexy!! Hihihi. *mensyukuri nikmat Tuhan kan itu saya.. :) <-- paragraf ini sesungguhnya ga nyambung, tp hrs saya utarakan krn saya mau point out ada karyawan Subur Santa yang seksih..hihihi..

Lalu langsung meluncur ke radio Bahana itu. Kantornya kecil tapi orang2nya ramah2 sekali. Sempet2nya saya pinjem gunting dan motongin voucher2 itu di sofa ruang tunggu krn Subur ga bisa motongin kl hanya satu lembar. Hehe. Jadi untuk yang nanti menerima voucher Moonaddict, maaf ya kl meleyot-meleyot, itu saya guntinginnya dengan penuh cinta lhooo. *smooch!!

Siaran berjalan lancar dan walaupun saya ga bisa duduk diam (kan pake kursi putar, jadi selama siaran itu kursi saya mainin putar putar terus..untung penyiarnya ga marah..hehehe), tapi saya pegang kendali penuh atas tawa saya yang kadang suka diluar kendali itu. :p

Di akhir siaran, Silka bbm "You did very well, Bulan..I'm so proud of you..You are professional yet approachable.." Oooooh ak terharu membacanya. Makasi ya Silka. Dan Silka ternyata merekam seluruh siaran itu. Oh baiknya. Saya bahkan tdk tahu bagaimana caranya kok bs direkam. Huhuhu.

Selalu membahagiakan saat saya bs membuat org2 terdekat saya bangga. :) Makasi doanya ya teman2. Alhamdulillah semua lancar. Alhamdulillah saya ngga kelepasan ngakak-ngakak. Kalau suara cempreng si ya masi terdengar. Hehehe.

Dan skrg Onya (yang baru pulang kerja atau kuliah atau pacaran - agak rancu skrg) sedang mendengarkan rekaman siaran saya sama Silka. Semoga Onya juga bangga sama saya. :) Muah muah..

Stop press: Kata Onya "Iya cempreng..Mana suka cekikikan lagi.." <-- Yaaah, saya gagal..hahaha..
Stop press2: Twit lanjutan dr Onya "Hahaha..But u still sound professional.." <-- YAY!!!

Ah hari ini alhamdulillah menyenangkan!! *joget2

Senyum dulu ah..

Apr 4, 2011

Cupcakes and Stuff.. :)

I am fond of cupcakes. Melihat cupcakes itu mengembalikan kegembiraan. Kayak balik ke masa kecil (dear mamah, have I eaten a cupcake when I was little?), kayak happy go lucky hura hura yea yea yea.. *aposeeeeeeeee?? Hihihi..Jadi saya selalu browsing gambar2 cupcakes setiap kali saya lagi bete atau lagi sedih. Setelah melihatnya, langsung senang lagi. :) Beberapa kali bahkan saya mimpi buat cupcakes. Cuma mimpi doank tapi ga dijalanin karena saya orang yang cepat cranky kalau kepanasan, jadi memasak (segala sesuatu) adalah bukan pilihan utama saya. Hihihi. *thanks TLC for airing DC Cupcakes..Such a whoaaa moment everytime I watch it.. - okay, baru sekali jg tayang Bulaaan!!*

Dari segala macam cupcakes yang sekarang makin lama makin uwaw, saya masih lebih suka cupcakes dengan buttercream on top. Klasik sekali. Hanya cupcakes, buttercream yang dibentuk swirl di atasnya, lalu (bisa) ditambahkan sprinkle di atasnya. Aaaah. Indah.

Saya sudah melihat cara pembuatan cupcakes dan ternyata mudah lho. Cuma ya itu, tetep aja ada bagian panas2annya. Pake oven lah (atau ada jg yang dikukus) dan saya uda langsung tertunduk sedih. Hihihi. Payah deh. Nah jadi, karena skrg sudah malam dan ga sempet ciao beli, ya dinikmatin dulu aja gambarnya ya. Hihihi.









Oya, tadi pas blogwalking nemu lagu bagus. It's Yuna - Deeper Conversation. Sweet banget lagunya. Pas liat videonya di Youtube kok di sblh kanan ada link ke lagunya yang judulnya Cinta Sempurna dan Penakut. Loh, ini orang Indonesia apa ya? Eeeee ternyata e ternyata orang Malaysia. Yaaaaah.. Hahaha. Worth to listen to. :)



Senyum dulu ah.. :)

So..?


A friend asked me to say what's on my mind instead of just being quiet when she had hurt me..
I do..
And she said "Relax, don't be too serious..I was just joking..No offense whatsoever.."
So what's the point of me saying what's on my mind if at the end, I should just quiet and relax cus she was just joking?

And her joke had hurt me..
And she doesn't realize that..
And she thinks I'm over sensitive..

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Another friend asked me to stand up for myself and not give everything up just because I don't want to have a friction..
I do..
And she said "You have to be in my shoes to know what I meant earlier. I meant you no harm."
So what's the point of me stand up for myself and not give everything up if at the end I should feel how she felt and know what she meant actually?

And she did me harm..
And she doesn't realize that..
And she thinks I'm over exaggerate everything..

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

A friend asked me to tell her bout everything personal in my life. I refused to answer. She insisted. I gave up..
I do..
And after I told her the whole story, includes how I feel now and that I need her to pat me on my shoulder and calm me down, she said "Oh so he's the one who dumped you and doesn't want to be with you.."
Does she know she hurts me bad by saying that?
Does she know I cried when I read her conclusion?
I guess no..
So should I just be quiet?
I was quiet, but I kept questioning myself, is that how friendship works?

------------------------------------------------------------------------------------------------------

A friend asked me whether I wanted to come with her to a show. I said yes. I was excited..
When I arrived at the venue and called her so that we could meet before the show and have a chat, she said she was having a great talk with another friends and said she would not be there until right before the show. I was stunned. And to make it even worse, she asked me to keep my mouth shut and not giving any comment bout a current political condition with her another friends. What? I never put myself in a political path. Neither was I nor am I. She knows it. So why bother asking me that? Just because she doesn't want to lose her another friends? Or that she believe I'm incapable to keep up with their convie. Any way, she had hurt me.

I was quiet. Thru the whole show. But I kept questioning myself, if she is able to do what she just did to me, so where's the friendship part takes place? Is this how it supposed to be?

-----------------------------------------------------------------------------------------------------

So I talked this morning. Saying what I'm feeling. Telling what's on my mind. As predicted, it became an issue. She was mad. I was furious. At the end, she said that she doesn't want to continue the conversation. Yea right, always like that with everybody. If that's how it works, why should I stand up and speak at the first place? What's the point of me telling I was hurt by her saying without even a hint of her saying sorry? What's the point?

Cus there will never be a point.
As long as people still finding it hard to say sorry yet easy to say "it was just a joke..don't take it for granted.."
As long as people still say "you have to be in my shoes" yet disgust themselves to be in another's shoes.

There will never be a point and at the end, a person should walk and run and think and stay and speak and stand for his/herself. No one knows him/her better than self.

Senyum dulu ah.. :)

An insincere and evil friend is more to be feared than a wild beast; a wild beast may wound your body, but an evil friend will wound your mind. 
Buddha

Apr 2, 2011

Praha..Prague..Praha..

Ya beginilah kalau mood sedang terjun bebas.. Seharian cuma berselancar, baca buku, berselancar, jait, berselancar, nonton, dan tidur sambil kesel aja.. Tapi tadi abis mandi lumayan naik sih moodnya. Jadi intinya memang saya seharusnya cepet mandi tadi.. Hihihi..

Anyway, hanya ingin berbagi sejumlah gambar. Enjoy enjoy. :)

Yang pertama, gambar Praha. Pertama kali saya melihat Praha ketika saya menonton weekend getaway di TLC. Langsung jatuh cinta. Saya tahu saya akan kesana suatu saat nanti. Sayang ketika membuat deal dengan Tuhan, Praha tidak termasuk di list saya. Saat itu saya belum tergugah mendengar kata Praha. Hehehe. (Kalau ada yang mau baca deal saya dengan Tuhan, monggo diklik di sini.) Jadi saya bingung sekarang harus memasukkan Praha ke timespan mana. Hehehe. Tapi pasti saya mau (dan akan, insyaallah, ke sana). Amin.




Yang kedua, gambar tempat jenius untuk menaruh sepatu. Hihihi. Oh well, di studio saya di Bekasi, sepatu itu memang tak beraturan tempatnya. Kapan2 lah saya foto. Ada yang masih di kotak, ada yang dimasukkan ke cubic, ada yang di atas lantai. Melas. Hahaha. Dan sampai sekarang saya masih bingung dimana koleksi Indira Soetrisno kedua saya berada. Lupa menaruhnya. Hiks. Balada rumah dan studio dan workshop berada di tiga tempat berbeda ya beginilah. Hiks. Back to the picture, jadi ini frame edge lhooo. Bisa dibeli dmn saja, tinggal dicat (kalau mau) lalu dipaku di dinding dan voila..Jadi deh shoe hanger. Hihi. Will do so di studio deh, biar bs melihat deretan sepatu koleksi dan menggenjot sisi kreatifitas. Tsah!!



Ketiga ini gambar workspace saya kemarin malam. Loh sayanya dmn? Sayanya di kamar, lagi makan. Hahaha.


Dan keempat adalah foto permainan yang sibuk saya mainkan (dan masuk ke pikiran saya). Farmerama. Hehehe. Aldi yang mengenalkan permainan ini. He's a game freak. Too freak sometime he asks whether he can play thru my account just to add some points to his account. Hihihi.


Nah lalu ingin cerita ya. This been bugging me. Ketika hari apa itu ya saya ke workshop, Silka mengingatkan saya untuk menggunting bahan sepatu untuknya. Ia ingin buat passport cover dari bahan itu. Saya yang biasanya datang langsung duduk di ruang kerja dan hanya berbicara sama mandor jadi masuk ke dalam untuk memilihkan bahan. Dan di situlah saya terhenyak (terhenyaaak??). Huaaaaa. Sedih deh. Jadi kan bbrp bulan terakhir ini saya sibuk dengan batik. Banyak sepatu Moonaddict yang dibuat dari batik. Jadi saat saya masuk ke rak bahan (kulit sintetis), saya sedih banget. Kok bahan sepatu saya cuma 10 senti tingginya. Dulu2 bahan sepatu saya bisa mencapai tinggi setengah meter saking penuhnya (ditumpuk ke atas btw, bukan diberdirikan). Saya sempat diam tercengang 10menit di ruang kerja saking shocknya. Entah kenapa ada perasaan sedih. Kayak workshop saya ga jalan gitu. Kayak sepi aja. Hiks. Dan ketidakberadaan si bahan beranekawarna dan tekstur itu membuat sisi kreaifitas saya mundur. Huaaaa. Sedih. :( *nulis ini aja jd inget lagi dan jadi sedih.. :( Jadi harus cepat recover dan bergaul lagi di Mangga Dua ni. Hihihi. Ayo ayo semangaaat!!! *ambil pom2, jumplak2

Senyum dulu ah.. :)

Firework!!

I know this song for quite some time but never have the time (or remembrance) to listen to it full focus nor buy the CD (or download. ???). But then this morning somehow I want to listen to it and check out the video (I haven't watched the video btw..i know..lame..). There are many cover version of this. I first checked the Glee cover version, but then decided not really like it. It loses the bursting feeling. So I turn to Katy and like the original one better. Boyce Avenue also has the cover version, listened to it but somehow it creates a hurtful ambiance so it is definitely off.

I'm in love with the lyrics. :) Yes yes, I should have been eager enough to let the firework within me burst out and never let anyone (ever) drown me deep and pull me back. :) Enjoy the lyrics. :)


Do you ever feel like a plastic bag,
drifting through the wind
wanting to start again?
Do you ever feel, feel so paper thin
like a house of cards,
one blow from caving in?

Do you ever feel already buried deep?
6 feet under screams but no one seems to hear a thing
Do you know that there's still a chance for you
'Cause there's a spark in you

You just gotta ignite, the light, and let it shine
Just own the night like the 4th of July

'Cause baby you're a firework
Come on, show 'em what you're worth
Make 'em go "Ah, ah, ah"
As you shoot across the sky-y-y

Baby, you're a firework
Come on, let your colors burst
Make 'em go "Ah, ah, ah"
You're gonna leave 'em all in awe, awe, awe

You don't have to feel like a waste of space
You're original, cannot be replaced
If you only knew what the future holds
After a hurricane comes a rainbow

Maybe your reason why all the doors are closed
So you could open one that leads you to the perfect road
Like a lightning bolt, your heart will blow
And when it's time, you'll know

You just gotta ignite, the light, and let it shine
Just own the night like the 4th of July

Cause baby you're a firework
Come on, show 'em what you're worth
Make 'em go "Ah, ah, ah"
As you shoot across the sky-y-y

Baby, you're a firework
Come on, let your colors burst
Make 'em go "Ah, ah, ah"
You're gonna leave 'em all in awe, awe, awe

Boom, boom, boom
Even brighter than the moon, moon, moon
It's always been inside of you, you, you
And now it's time to let it through-ough-ough

Cause baby you're a firework
Come on, show 'em what you're worth
Make 'em go "Ah, ah, ah"
As you shoot across the sky-y-y

Baby, you're a firework
Come on, let your colors burst
Make 'em go "Ah, ah, ah"
You're gonna leave 'em all in awe, awe, awe

Boom, boom, boom (Ohhhhhhhhhhhhhhhhh)
Even brighter than the moon, moon, moon
Boom, boom, boom
Even brighter than the moon, moon, moon


Do I really need to post the video here? I don't really like the video thou. But then it's okay, so that all of u have the chance to watch it. *or everyone has actually watched it before.. (hammer) Oh and I don't know how to make the video window bigger..Anyone??


Senyum dulu ah.. :)
PS: Writing in English (again) makes me realize how bad my English grammar now. *teary

Apr 1, 2011

If only..

If only I'm not working as a teacher Mon-Fri..
If only wearing keds is allowed for a teacher teaching..
If only I can wear it anytime..
I will..

For I have this yippie-ya-yeah collection of batik keds. Yes, they're batik. Yes they're keds. And yes, they're MINE. :) Hollah!!


*menjadi desainer slash pengusaha sepatu adalah hal yang menyenangkan kan..khususnya ketika anda bebas mengatakan "Semua sample dibikin ukuran 38!!" Hahaha..

Senyum dulu ah.. :)