Feb 11, 2011

Cincin dan Ihram..Ga Nyambung..

Jatucinta dari awal melihat..


Cincin baru saya. Burung dan Ular. Menurut penjualnya si itu naga, menurut saya si tetap ular. Hehehe. Saat mereka datang (dan terjatuh karena saya terlalu semangat membuka paketnya), saya terlonjak bahagia. Uta juga. Kalau Uta, bahagia karena cincin2 ini dibungkus dengan bubble wrap. Jadi kini ia punya mainan baru lagi. Meletekkin bubble wrap. Hihihi.

Penjual cincin ini baik sekali. Dari awal saya sms, memang lama membalasnya (mengingat saya sms pertama kali tengah malam karena insomnia, wajar lah kalau dibalasnya paginya ya..hihihi), ia sudah sangat ramah. Saya lama mentransfernya pun tidak diburu-buru. Sesaat setelah transfer, saya mengabari, lama juga dibalasnya (tapi tdk apa, karena memang sudah bbrp kali sms-an dan lama membalasnya, sepertinya mbaknya tdk hanya berjualan, mungkin juga bekerja, sehingga ga bs bls sms saat sdg bekerja), tapi saat dibalas, diberitahu paket akan langsung dikirim keesokan harinya. Dan paket sampai tepat waktu. Mbak penjual jg sms menanyakan apakah paket sudah datang. Atensinya luar biasa. Dan saat paket datang, saya menemukan ini di dalamnya. Kecil, namun berkesan. :) Makasi ya mbak. :)

Sweet!! :)
Silahkan untuk yang tertarik juga, bisa lihat koleksi mbaknya di Jarah Monggo O-Store (Facebook)
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Baju Ihram ala Uta..


"Ibu mau ke Mekkah?" tanya Uta suatu sore. "Iya" jawab saya. 
"Uta mau lihat donk di Mekkah, Ibu."
"Yuk, ketik M E K K A H." Lalu mengetik sambil menghapal huruf
"Nah, ini voto2 di Mekkah."
"Itu pake apa itu, Bu?"
"Namanya baju Ihram."
"Uta juga punya.." Lari ke dekat kamar mandi. Memakai handuk. "Uta siap ke Mekkah!!"

Hehehehe..Iya deh iyaaaa..


Magnifier..Metippayer..


"Uta punya ini, Ibu."
"Apa itu?"
"Kaca pensil.."

*melihat sekilas*

"Oh, magnifier.."
"Iya, metippayer"

"JIAAAHHH!!!"

Senyum dulu ah..

No comments:

Post a Comment